Bermasalah dengan Hiperpigmentasi? Cek Penyebabnya

Apakah di bagian tubuh terdapat area yang lebih gelap daripada warna kulit lainnya secara umum? Itu merupakan kondisi hiperpigmentasi. Kondisi ini secara sederhana terjadi ketika tubuh terlalu banyak memproduksi melanin. Melanin sendiri biasanya menjadi pemberi warna gelap untuk kulit mata dan rambut. Namun jika jumlahnya terlalu banyak dan tidak seimbang, produksi melanin tersebut hanya akan menggelapkan satu area kulit yang bisa merusak penampilan Anda. 

Proses menangani hiperpigmentasi tidaklah terlalu sulit, namun diperlukan kesabaran. Selain menggunakan resep dokter, Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan alami guna bisa sedikit memudarkan hiperpigmentasi yang terjadi. 

Namun, Anda juga perlu tahu apa penyebab dari hiperpigmentasi yang menimpa Anda. Mengetahui penyebab akan membuat Anda lebih berhati-hati agar kejadian hiperpigmentasi tidak berulang terus menerus dan bagaimana cara pencegahannya. Berikut ini adalah beberapa penyebab hiperpigmentasi yang paling sering terjadi. 

Paparan Sinar Matahari 

Paparan sinar matahari adalah penyebab nomor satu hiperpigmentasi. Pasalnya, tubuh akan memproduksi melanin sebagai tabir surya alami kulit ketika mengalami paparan sinar matahari. Jika paparannya terlalu lama atau terlalu ekstrem, tentu produksi melaninnya menjadi bertambah banyak dan menyebabkan hiperpigmentasi. Biasanya, hiperpigmentasi yang disebabkan oleh paparan sinat matahari berupa bintik-bintik gelap yang ukurannya bisa berkembang. 

Pertambahan Usia 

Seiring bertambahnya usia kulit, jumlah sel penghasil melanin yang dikenal sebagai melanosit berkurang. Walaupun begitu, justru produksinya justru menjadi tidak merata dan menjadi sangat terfokus. Kondisi inilah yang membuat seiring pertambahan usia, risiko mengalami hiperpigmentasi di area tubuh tertentu menjadi lebih nyata. Hiperpigmentasinya sendiri berupa bintik-bintik gelap penuaan. Biasanya, hiperpigmentasi yang dipicu oleh pertambahan usia ini semakin mudah datang ketika usia Anda sudah menembus kepala empat. 

 Efek Penyakit 

Hati-hati, hiperpigmentasi bisa jadi merupakan gejala penyakit tertentu. Pasalnya, beberapa penyakit autoimun, pencernaan, maupun gangguan metabolisme sangat mudah mempengaruhi produksi hormon yang juga berpengaruh pada peningkatan melanin. Jadi jika Anda tiba-tiba mengalami hiperpigmentasi parah dan merasakan gejala atau keluhan kesehatan lain, segera berkonsultasi ke dokter untuk mengecek kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh. 

Penggunaan Obat Tertentu 

Selain karena dipicu penyakit, kondisi hiperpigmentasi juga dapat dipicu oleh penggunaan obat-obatan tertentu. Obat kemoterapi menjadi jenis obat yang sangat mudah meningkatkan produksi melanin dan melahirkan masalah hiperpigmentasi bagi Anda. Namun selain itu, beragam jenis antibiotik, obat antimalarial, sampai obat anti kejang juga berpotensi menimbulkan masalah hiperpigmentasi.

Kehamilan 

Pengaruh hormonal adalah penyebab utama dari jenis hiperpigmentasi tertentu yang dikenal sebagai melasma atau chloasma. Peristiwa ini sangat umum di kalangan wanita dan diperkirakan terjadi ketika hormon estrogen dan progesteron merangsang produksi melanin yang berlebihan. Wanita hamil khususnya akan lebih mudah mengalami jenis hiperpigmentasi ini. Pasalnya saat hamil, terjadi perubahan hormon secara drastis, tidak terkecuali hormon estrogen dan progesteron, yang berpengaruh pada produksi melanin. 

Kegemukan 

Berat badan yang berlebihan juga bisa memicu hiperpigmentasi. Soalnya, berat badan berlebih atau kondisi kegemukan bisa membuat terjadinya penumpukan lemak di area tertentu. Penumpukan lemak tersebut juga rentan terjadi di area-area kulit yang memiliki lipatan sehingga menimbulkan lipatan tambahan.

Pada lipatan inilah, mudah terjadi penumpukan keringat dan minyak, juga mudah terjadi penumpukan mikroorganisme. Tentunya yang tidak ketinggalan, hiperpigmentasi bisa terjadi di area lipatan kulit yang terbentuk dari tumpukan lemak tersebut sehingga lipatan menjadi lebih gelap. Hiperpigmentasi pada orang-orang yang memiliki berat badan berlebih juga bisa muncul karena adanya gesekan antar kulit yang berulang.

Jika ingin menghilangkan hiperpigmentasi, coba berkonsultasi langsung dengan dokter. Pasalnya, beberapa penyebab kondisi kelebihan produksi melanin ini sangat berhubungan dengan masalah kesehatan Anda. 

Dosis dan Efek Samping OBH Combi Batuk Berdahak

obh combi batuk berdahak

Saat mengalami batuk berdahak biasanya akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman, apalagi jika dahak susah dikeluarkan. Untuk mengatasinya, kamu bisa mencoba obat OBH Combi Batuk Berdahak. 

Saat batuk berdahak menyerang, produksi dahak meningkat dan mengental. Hal ini menyebabkan banyak zat asing yang terperangkap, sehingga saluran pernapasan jadi terganggu bahkan membuat beberapa orang kesulitan bernapas. 

Pada OBH Combi Batuk Berdahak, terdapat kandungan seperti succus liquiritiae, amonium klorida, minyak adas, mentol, dan juga peppermint yang membantu mengencerkan dahak, sehingga dahak bisa dikeluarkan dengan mudah.

Berikut ini beberapa informasi terkait manfaat obat OBH Combi Batuk Berdahak, dosis, hingga cara pemakaiannya.

Manfaat

Berikut ini beberapa manfaat obat OBH Combi Batuk Berdahak:

  • Membantu melegakan tenggorokan
  • Membantu mengencerkan dahak dan mengeluarkan dahak
  • Meredakan gejala batuk berdahak
  • Mengurangi bakteri yang menyebabkan batuk dan juga peradangan
  • Meredakan batuk dan juga gejala flu

Dosis

OBH Combi Batuk Berdahak aman digunakan oleh orang dewasa dan juga anak-anak dengan dosis sebagai berikut ini.

  • Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 15 ml atau setara dengan 1 sendok makan sebanyak 1-4 kali sehari
  • Anak-anak usia 6-12 tahun: 5 ml sebanyak 1-4 kali sehari

Kamu bisa menggunakan obat ini langsung tanpa harus menggunakan resep dokter. Namun, pastikan pemakaiannya sesuai dengan dosis yang dianjurkan, ya. Baiknya konsumsi OBH Combi Batuk Berdahak setelah makan. 

Agar tetap aman, simpan botol obat OBH Combi Batuk Berdahak di bawah suhu 30 derajat celcius dan hindari dari paparan sinar matahari langsung.

Kandungan

Ekstrak succus liquiritiae 167 mg, paracetamol 150 mg, amonium klorida 50 mg, minyak adas 1 mg, cairan amonium 7 mcL, kristal mentol 4,44 mg, minyak peppermint 3,16 mg, alkohol 2%.

Efek samping

Penggunaan obat ini bisa menimbulkan beberapa efek samping. Namun, tak perlu khawatir karena efek samping yang muncul biasanya akan mereda dengan sendirinya.

  • Mengantuk
  • Gangguan pencernaan
  • Mual
  • Sakit perut
  • Perut kembung
  • Gelisah dan insomnia
  • Mulut kering

Apabila efek samping yang kamu alami berlangsung lama, sebaiknya hentikan pemakaian obat. Segera hubungi dokter apabila muncul gejala lain yang membahayakan.

Perhatian khusus penggunaan OBH Combi Batuk Berdahak

Untuk seseorang yang menderita beberapa penyakit atau gangguan di bawah ini, sebaiknya tidak mengonsumsi obat ini, ya.

  • Seseorang yang memiliki hipersensitif terhadap salah satu kandungan pada obat ini
  • Pasien dengan riwayat hipertensi yang cukup berat
  • Pasien dengan gangguan ginjal dan fungsi hati yang berat
  • Pasien penyakit jantung dan diabetes
  • Pasien dengan gangguan paru-paru akut

Penggunaan obat ini juga memerlukan perhatian khusus untuk seseorang dengan ciri sebagai berikut ini:

  • Anak usia di bawah 6 tahun
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Seseorang yang mengonsumsi alkohol
  • Pasien lanjut usia

Itu dia beberapa informasi terkait obat OBH Combi Batuk Berdahak. Apabila merasakan gejala yang tidak biasa setelah mengonsumsi obat ini segera hubungi dokter terdekat, ya.

Tips Memilih Obat Batuk Kering bagi Ibu Hamil

Batuk kering seringkali dinggap remeh karena dianggap bisa sembuh dengan cepat jika meminum obat batuk kering. Tapi hal itu akan berbeda jika terjadi pada ibu hamil. Ketika berhadapan dengan obat-obatan, ibu hamil harus mempertimbangkan apakah obat tersebut aman jika dikonsumsi. 

Simak artikel berikut untuk mengetahui cara memilih obat batuk kering yang aman bagi ibu hamil. 

Apakah batuk selama kehamilan bisa membahayakan bayi?

Batuk yang terjadi selama kehamilan tidak bisa menyebabkan bayi cacat lahir sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Namun ibu hamil yang mengalami batuk terus menerus bisa jadi tanda penyakit yang bisa membahayakan bayi, seperti asma, bronkitis, atau pneumonia. 

Karena itu, jika ibu hamil mengalami batuk terus-terusan, dan disertai gejala lain seperti demam, sesak napas, menggigil, atau batuk darah, segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tanda dan gejala tersebut bisa menunjukkan komplikasi atau infeksi bakteri yang perlu ditangani dengan penggunaan antibiotik.

Bagaimana memilih obat batuk kering untuk ibu hamil?

Obat yang aman bagi ibu hamil berarti obat tersebut bisa mengatasi atau mengurangi gejala suatu penyakit yang diderita ibu tanpa memberikan efek negatif ke ibu dan bayi, atau paling tidak efek samping yang dirasakan sangatlah minimal. 

12 minggu pertama kehamilan merupakan waktu penting dimana organ dan jaringan janin sedang berkembang pesat. Karena itu dokter menyarankan untuk tidak mengonsumsi obat apapun selama waktu tersebut. Bahkan beberapa dokter membolehkan konsumsi obat di atas minggu ke 28 kehamilan. 

Namun, jika batuk kering yang dirasakan ibu hamil bertahan lama, sebaiknya temui dokter dan minta untuk meresepkan obat batuk kering. Guncangan yang disebabkan ketika batuk bisa menyebabkan otot perut merengan dan kontraksi berulang. Hal tersebut bisa memicu sakit perut dan membahayakan janin. 

Berikut ini beberapa obat batuk yang umum diresepkan oleh dokter. Sebagian dapat menyebabkan efek samping, sehingga harus dikonsumsi sesuai anjuran dokter: 

  • Dextromethorpan
  • Parasetamol
  • Acetaminophen
  • Kalsium karbonat
  • Aspirin
  • Ibuprofen
  • Kodein
  • Naproxen
  • Bactrim

Biasanya dokter akan meresepkan obat batuk kering dalam bentuk sirup. Tapi tak jarang dokter memberikan obat tablet. 

Ada juga obat batuk kering yang bisa dibeli secara bebas (over-the-counter/OTC). Jika Anda berencana membeli obat bebas, hindari obat yang mengandung lebih dari satu bahan aktif untuk mengatasi banyak gejala. 

Tips meredakan batuk dengan cara alami 

Selain dengan mengonsumsi obat-obatan, ibu hamil juga bisa melakukan beberapa cara alami untuk meredakan batuk. Namun cara ini hanya bisa berhasil untuk batuk kering. 

Berikut ini beberapa tips meredakan batuk dengan cara alami yang bisa dicoba:

  1. Perbanyak istirahat. Jangan sampai kelelahan dan untuk sementara waktu hindari melakukan aktivitas yang terlalu berat.
  2. Perbanyak cairan dengan meminum 2 liter air atau lebih. Anda juga bisa mendapatkan cairan tambahan dari mengonsumsi makanan kaya serat dan sup. 
  3. Jika batuk disertai tenggorokan, berkumurlah dengan air garam hangat.
  4. Konsumsi teh hangat. Berikan tetesan madu atau lemon untuk meredakan sakit tenggorokan.  

Catatan

Jika Anda ingin mengonsumsi obat batuk kering yang dijual bebas, pastikan obat tersebut aman dikonsumsi ibu hamil. Anda juga bisa memastikannya dengan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker. Namun akan lebih aman jika Anda mengonsumsi obat batuk kering yang diresepkan dokter. 

Gunakan obat secara bijak, konsumsilah sesuai dosis yang disarankan dan sampai waktu yang ditentukan. 

Vaksin Pneumonia Cocok Untuk Lawan COVID-19? Efektif?

Tahukah Anda, Sebelum adanya vaksin untuk COVID-19 seperti Sinovac dan Astrazeneca, beberapa orang menggunakan Vaksin Pneumonia sebagai alternatif sementara. Lembaga Kesehatan asal Amerika, Kaiser Permanente pun menemukan bukti efektifitas vaksin pneumonia untuk menangkal virus COVID-19. Vaksin Peneumonia yang dimaksud adalah tipe PCV13. 

Sebenarnya, Fakta-fakta apa yang ada dibalik vaksin Pneumonia? Apa yang membuatnya jadi alternatif pengobatan sementara untuk lawan COVID-19? 

Vaksin Penumonia Bisa Mengurangi Resiko COVID-19

Mulanya, Vaksin Pneumonia digunakan untuk melindungi dari serangan bakteri pneumonia penyebat Influenza. Ternyata, seiring berjalannya waktu, percobaan membuktikan bahwa vaksin ini bisa mencegah efek buruk yang ditimbulkan dari COVID-19.

Seorang peneliti di Amerika mencoba mengumpulkan data negara mana yang memiliki tingkat vaksin pneumonia paling rendah. Hasilnya, Negara-negara seperti Spanyol, Italia, Peru, Cili, Brazil dan Belgia merupakan negara dengan tingkat vaksin pneumonia rendah. Negara-negara ini pun sempat mengalami lonjakan kasus COVID-19 lebih tinggi dari negara-negara lain. 

Nah, negara dengan tingkat pertambahan kasus COVID-19 yang rendah seperti Korea, Denmark, Jepang, Australia dan New Zealand diketahui menerapkan vaksin pneumonia pada bayi dan juga anak-anak. Tak hanya itu, beberapa pasien COVID-19 yang berada di Klinik terbesar di Amerika, Mayo Klinik, juga menunjukkan pemulihan kondisi yang lebih baik karena sudah vaksin pneumonia. 

Bukan hal yang mengherankan kalau Vaksin Penumonia bisa digunakan untuk melindungi diri dari COVID-19. Vaksin Penumonia bekerja dengan sistem “mimikri molekuler”. Ini artinya, antigen mikroba bereaksi dengan meniru antigen diri. Sistem kekebalan pun menganggap suatu mikroba terlihat seperti mikroba yang lain. Imunitas menganggap protein yang ditemukan dalam vaksin pneumonia terlihat mirip dengan protein yang diproduksi oleh virus COVID-19. 

Meskipun perlindungan vaksin pneumonia terhadap serangan COVID-19 tidak 100% mampu menangkal kemungkinan terpapar, namun setidaknya, vaksin ini bisa jadi salah satu alternatif untuk menangkal serangan virus COVID-19 bagi bayi dan anak-anak. Seperti kita tahu, vaksin COVID-19 khusus anak-anak dan bayi masih belum seberapa bagus untuk diedarkan. Tak hanya itu, sebenarnya vaksin rubella dan HIB pun juga mampu memberikan perlindungan untuk menangkal COVID-19 dengan sistem kerja “mimikri molekuler”

Nah, Kalau Sudah Tahu Manfaatnya, Kenapa Kok Vaksin Pneumonia Tidak Disebarkan Luas Untuk Tangkal COVID-19?

Tentu banyak dari anda yang bertanya-tanya, kenapa vaksin pneumonia tidak disebarkan dari dahulu? Kenapa harus menunggu kehadiran vaksin COVID masuk ke Indonesia? Well, memang vaksin penumonia memiliki manfaat yang bagus untuk memberikan perlindungan diri, terutama bagi bayi dan anak-anak. Namun, anda harus tahu bahwa jenis virus corona pun terus bermutasi menjadi varian baru. WHO pun dalam situs resminya juga memberikan statement bahwa vaksin peneumonia tidak efektif untuk melawan varian baru corona. 

Meski begitu, bagi anda yang ingin mendapatkan perlindungan ekstra, tetap disarankan untuk menggunakan vaksin ini guna melindungi penyakit pernafasan. Ini artinya, vaksin penumonia tetaplah dibutuhkan bagi anda yang punya komorbid penafasan. Kelompok umur bayi hingga anak-anak di atas 2 tahun juga lansia usia 65 tahun. Selain itu, kelompok penderita penyakit kronis seacam diabetes serta jantung sangat disarankan untuk suntik penumonia, selain suntik vaksin COVID-19. 

Perhatikan, bukan serta merta anda bisa melonggarkan protokol kesehatan setelah vaksin. Tetaplah gunakan masker kemanapun anda berada, jaga jarak, serta selalu  cuci tangan dan pakai hand sanitizer. Pastikan berjemur di pagi hari, bersihkan kamar dan cuci sprei 3 hari sekali supaya ruangan tidur terhindar dari virus. 

Salep Benzolac

Salep benzolac adalah obat berbentuk salep yang berfungsi untuk mengobati jerawat pada kulit wajah. Didalamnya terdapat kandungan kandungan benzoyl peroxide sebanyak 5% yang memang dikenal ampuh untuk mengobati berbagai keluhan jerawat.

Manfaat salep benzolac:

– Membunuh bakteri penyebab jerawat

– Mengurangi peradangan yang terjadi pada kulit wajah yang berjerawat

– Membersihkan pori dari minyak berlebih sehingga kemungkinan pori tersumbat semakin minim

Cara penggunaan obat:

Oleskan salep di bagian wajah yang berjerawat tipis-tipis dengan perlahan. Pastikan tangan dan kulit wajah telah bersih sebelum menggunakannya. Anda juga boleh mengoleskan salep menggunakan cotton bud. Setelah mengoleskan obat, jangan menyentuh atau memegang bagian muka dengan sengaja menggunakan tangan yang kotor.

Dosis penggunaan: 

Penggunaan pada orang dewasa: 1-2 kali sehari pada pagi dan malam hari, atau dapat disesuaikan pada anjuran serta saran dokter. 

Cara penyimpanan obat: 

– Simpan obat pada suhu ruangan atau sekitar 25-30 derajat celcius

– Jangan menyimpan obat di ruangan yang terkena paparan sinar matahari langsung

– Simpan obat ditempat yang kering dan tidak lembab

– Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak

Adakah efek samping yang mungkin dihasilkan setelah penggunaan obat?

Efek samping tak selalu timbul setelah penggunaan. Namun beberapa efek samping berikut dinilai bisa saja terjadi setelah penggunaan obat:

  • Permukaan kulit yang kering hingga mengelupas

Ini bisa terjadi akibat kandungan obat yang membunuh bakteri penyebab jerawat. Kandungan obat akan membuat kulit menjadi cenderung kering bahkan pada beberapa kasus hingga mengelupas.

  • Kemerahan

Selain dapat menyebabkan kulit kering di beberapa bagian kulit wajah, salep benzolac juga mampu menyebabkan kemerahan terjadi, terlebih pada kulit wajah yang sensitif.

  • Sensitif dan mudah terbakar

Harus hati-hati saat menggunakan obat ini saat beraktifitas diluar ruangan. Sebab kandungan obat dapat membuat kulit wajah lebih mudah terbakar.

  • Timbul rasa panas

Rasa panas bisa terjadi akibat wajah yang tidak cocok terhadap kandungan didalam obat. Setelah dioleskan pada wajah, obat ini mampu menimbulkan sensasi panas dan sensasi seperti rasa terbakar. 

Apakah obat ini dapat memicu interaksi dengan obat lain?

Interaksi obat bisa saja terjadi jika digunakan dengan obat lain yang dapat jadi pemicu. Itulah sebabnya mengapa Anda harus memberikan informasi pada dokter saat Anda sedang menggunakan obat lain baik dalam bentuk krim, antibiotik, vitamin, atau suplemen. Sebaiknya berhati-hati dengan kandungan obat berikut:

  • Adapelen topical
  • Bexarotene topical
  • Dapsone topical
  • Isotretinoin
  • Tretinoin topical
  • Trifarotene topical

Hal yang harus diperhatikan sebelum penggunaan obat:

– Jangan melebihi atau mengurangi dosis pemakaian obat

– Jangan dioleskan pada permukaan kulit wajah yang mengalami luka menganga, serta iritasi.

– Orang dengan penderita alergi pada kandungan benzoyl peroxide tidak dianjurkan menggunakan obat ini, kecuali mendapat anjuran oleh dokter.

– Orang dengan penyakit eksim harus berhati-hati saat menggunakan obat ini

– Beritahu dokter jika Anda menggunakan obat atau treatment jerawat lain yang digunakan

– Orang dengan kulit sensitif, eksim (eczema), dermatitis seboroik, serta kasus jerawat parah sebaiknya mengkonsultasikan penggunaan obat pada dokter spesialis

– Ibu hamil dan menyusui sebaiknya mengkonsultasikan penggunaan obat pada dokter sebelum menggunakan obat ini

– Jangan digunakan pada anak dibawah 12 tahun

– Obat ini hanya digunakan untuk pemakaian luar. Jangan digunakan pada area wajah yang lebih sensitif seperti area dekat mata dan bibir. 

– Tetap gunakan sunscreen atau SPF wajah saat menggunakan obat terlebih saat hendak beraktifitas diluar ruangan

– Hentikan segera penggunaan salep benzolac saat timbul keluhan dan efek samping yang mengganggu

Perbedaan Sanorine Hijau dan Sanorine Biru

Perbedaan Sanorine Hijau dan Sanorine Biru

Sanorine adalah obat kumur yang mengandung antiseptik, bagus bagi perawatan kesehatan mulut Anda.

Ada dua tipe, yakni kemasan Hijau dan Biru. Dua tipe ini memberikan manfaat inti yang sama, hanya ada perbedaan pada kandungan asam Asam Hialuronat (Hyaluronic Acid).

Manfaat Sanorine

Sanorine obat kumur adalah salah satu alternatif bagi Anda untuk mencegah sariawan dan mengatasi kuman-kuman penyebab radang gusi.

Obat ini dapat jadi pilihan Anda untuk mengatasi masalah kesehatan mulut dan menjaganya. Anda cukup melakukan kumur-kumur dengan dosis 10 mL selama 1-2 menit.

Kandungan obat ini dirancang untuk mencegah sariawan, mengatasi kuman – kuman penyebab radang gusi dan pembentukan plak.

Kandungan dan manfaat Asam Hialuronat (Hyaluronic Acid)

Perbedaan Sanorine Hijau dan Biru terletak pada konsentrasi Asam Hyaluronat atau Hyaluronic Acid yang terdapat di dalamnya.

Sanorine Hijau memiliki hyaluronic acid lebih tinggi hingga 0,1%, sedangkan Sanorine Biru hanya mengandung 0,025% hyaluronic acid.

Hyaluronic acid semakin populer digunakan dalam mengatasi penyakit mulut karena memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri. 

Kulit dan gusi terdiri dari jaringan ikat dan penelitian menunjukkan bahwa hyaluronic acid  berperan penting dalam memperbaiki dan memelihara jaringan tersebut.

Manfaat hyaluronic acid untuk kesehatan mulut secara menyeluruh semakin disadari beberapa tahun terakhir. Karena sifat anti-bakteri dan anti-inflamasi, asam ini penting dalam proses penyembuhan luka.

Artinya, kandungan hyaluronic acid dalam Sanorine sangat penting dalam proses penyembuhan seriawan. Senyawa ini juga penting untuk mengatasi kuman penyebab radang gusi atau gingivitis.

Nah perbedaan Sanorine Hijau dan Biru terletak pada konsentrasi hyaluronic acid ini. Versi hijau mengandung 0,1% hyaluronic acid, sedangkan versi biru hanya mengandang 0,025% hyaluronic acid.

Artinya, jika Anda memiliki masalah seriawan atau radang gusi yang serius, Anda bisa memilih obat kumur dengan kandungan hyaluronic acid yang lebih tinggi, demikian pula sebaliknya.

Sari Kurma Sahara, Si Kecil yang Ampuh Untuk Tingkatkan Imun

sari kurma sahara

Bunda, musim pancaroba membuat tubuh cenderung diserang oleh berbagai macam penyakit lewat virus dan bakteri. Berbagai macam keluhan semacam flu, demam dan batuk mengharuskan anda untuk selalu siaga menjaga si kecil. Ketika imun tubuh si kecil lemah, biasanya diikuti dengan penurunan nafsu makan. Bila sudah begini, Bunda bisa memberikannya suplemen yang bagus semacam Sari Kurma Sahara agar kekebalan tubuhnya meningkat. 

Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh Anak

Berbagai macam cara dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak supaya terhindar dari penyakit. Bunda pun harus tahu kalau imunitas tubuh yang baik diawali dari pembiasaan-pembiasaan yang bagus sejak lama. Oleh karena itu, perlu dilakukan beberapa tips berikut ini agar imun tubuh anak anda semakin kuat:

1. Ajarkan Anak Untuk Mencuci Tangan Secara Rutin

Tahukah Bunda, 80% penularan penyakit dimulai lewat kontak tangan. Nah, alangkah baiknya Bunda mengajarkan anak untuk mencuci tangan sedini mungkin. Biasakan anak untuk mencuci tangan adalah setelah batuk, flu, atau sebelum masuk ke kamar mandi. Pastikan penggunaan sabun sebelum dibilas di bawah air mengalir. Kebiasaan cuci tangan ini bisa membunuh bakteri sebanyak 45%. 

2. Jadwalkan Tidur Tepat Waktu

Sebaiknya Bunda juga mengatur jam istirahat si kecil. Anak-anak memang membutuhkan waktu tidur yang lumayan lama daripada orang dewasa. Bayi berusia 1-3 bulan memerlukan 14-17 jam untuk tidur. Sementara itu, anak berumur 1-2 tahun memberlukan jam tidur sekitar 14 jam. Nah, semakin bertambahnya umur, jumlah jam tidur pun berkurang. Di usia Sekolah Dasar, yaitu 6 hingga 12 tahun, anak memerlukan waktu tidur sekitar 9 jam. 

3. Pastikan Anak Mendapatkan Asupan Serta

Usia perkembangan anak memerlukan bayak nutrisi dan serat. Biasakan anak untuk mengonsumsi buah dan juga vitamin. Vitaim A dan E yang dibutuhkan anak-anak membantu daya tahan tubuh dan ketajaman mata meningkat. 

4. Pastikan Anak Mengonsumsi Asi Saat Balita

Memang tidak semua Bunda dianugrahi kelebihan memberikan asi untuk anak. Nah, untuk Ibu yang punya kelebihan ini, sudah sebaiknya memberikan Asi untuk semenjak anak usia Balita. Banyak penelitian yang membuktikan peran asi untuk menghindarkan anak dari alergi. 

5. Memberikan Perlindungan Ekstra Untuk Anak

Perlindungan ekstra bagi si kecil memang diperlukan untuk menunjang kesehatannya. Sejak kecil, pembiasaan imunisasi diperlukan untuk mencegah masuknya virus. Selain itu, biasakan anak untuk menggunakan masker guna menghindari penularan penyakit. Meski tidak bisa 100% menghindari penularan, namun setidaknya dengan cara ini akan meminimalisir adanya penularan. Bunda pun bisa memberikan suplemen seperti Sari Kurma Sahara secara rutin untuk anak. 

Manfaat Sari Kurma Sahara Untuk Imunitas

Memiliki kandungan kurma, Produk Sari Kurma Sahara ini direkomendasikan untuk dikonsumsi semua kalangan, termasuk anak-anak. Manfaatnya sangat luar biasa, bisa untuk meningkatkan stamina tubuh setelah sakit, Memenuhi kebutuhan vitamin harian, serta meredakan demam dan nyeri otot. 

Sari Kurma Sahara pun juga bisa dikonsumsi untuk menambah nafsu makan. Caranya adalah dengan mencampurkan satu sendok sari kurma ke dalam susu kambing, minum secara rutin sehari sekali. Tak perlu khawatir dengan hygenitasnya karena produk ini sudah diuji secara klinis. 

Aturan Pakai Sari Kurma Sahara

Sari Kurma Sahara sudah diedarkan secara bebas di beberapa marketplace dan toko offline Cukup konsumsi secara bebas sesuai dengan kebutuhan. Produk herbal ini tentunya tidak akan menimbulkan efek samping meski dikonsumsi sebanyak mungkin. Nah, untuk menjaga produk Sari Kurma Sahara tetap awet, silahkan simpan botolnya pada ruangan yang tidak terkena sengatan matahari.

Rekomendasi Bedak untuk Jenis Kulit Sensitif, Ada Pigeon Teens 

Memilih bedak untuk kulit sensitif memang perlu berhati-hati. Jangan salah memilih bedak karena bisa menyebabkan rasa perih, berjerawat hingga iritasi di kulit wajah Anda yang sensitif. Salah satu bedak yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif adalah Pigeon Teens.

Namun, masih banyak produk yang secara khusus menciptakan bedak untuk jenis kulit sensitif. Apa saja? Simak rekomendasi berikut ini.

Rekomendasi Bedak untuk Jenis Kulit Sensitif

  1. Pigeon Teens Compact Powder

Sesuai namanya, ini merupakan bedak padat yang ditujukan untuk kulit sensitif. Bedak ini berlabel hypoallergenic dengan berbagai kandungan menarik seperti ekstrak chamomile yang mampu melindungi kulit dari iritasi ringan. 

Ada juga kandungan microfine zinc oxide, squalane, serta ekstrak jojoba oil. Bedak Pigeon Teens ini akan melindungi kulit dari bahaya buruk paparan sinar matahari serta menjaga kulit tetap lembap. 

Bedak Pigeon Teens ini cocok untuk remaja yang berusia 10-20 tahun. Teksturnya juga sangat halus, ringan, dan tahan lama di kulit.

  1. Marcks Bedak Natural Beige

Bedak untuk kulit sensitif selanjutnya adalah Marcks. Bedak yang satu ini mengandung berbagai bahan yang baik untuk kesehatan kulit seperti pati jagung, seng oksida, seng stearat, dan asam salisilat. 

Berbagai kandungan baik tersebut akan membuat kulit terhindar dari berbagai masalah kulit, seperti jerawat, minyak berlebih, wajah kusam, dan bekas jerawat. Tentu, penggunaan bedak Marcks ini akan membuat makeup Anda makin sempurna, lebih tahan lama, dan tidak membuat wajah mengkilap.

  1. Acnes Powder Lotion

Bedak untuk kulit sensitif selanjutnya adalah Acnes Powder Lotion ini. Bedak ini khusus untuk pemilik kulit sensitif dan berjerawat dengan bentuk cair. 

Ada beberapa fungsi dari bedak Acnes ini, seperti menyerap minyak berlebih di kulit wajah, melindungi kulit dari efek buruk menggunakan makeup, dan bisa jadi alas bedak sebelum menggunakan riasan lainnya.

Bedak ini mengandung ekstrak lidah buaya, vitamin C, hingga isopropil metil fenol. Kandungan-kandungan ini akan meredakan iritasi, rasa tidak nyaman, dan kemerahan di kulit sensitif. 

Selain itu, bedak Acnes ini akan mencegah munculnya bakteri penyebab jerawat, memberikan nutrisi pada kulit, dan mengurangi tampilan wajah yang berminyak.

  1. Erha Acne Face Powder

Erha Acne Face Powder ini adalah pilihan yang aman bagi kulit sensitif. Bedak tabur ini memiliki tekstur yang ringan sehingga bisa menyerap minyak berlebih di wajah, menghilangkan kilat, serta menyamarkan warna kulit. 

Bedak ini memiliki warna netral sehingga bisa menyamarkan becak dan kerutan di wajah. Ada juga kandungan bahan khusus yang bisa menyerap sebum penyebab jerawat. Terdapat kandungan asam salisilat yang bisa menyingkirkan jerawat.

  1. Holika Holika Sebum Powder

Bedak dari Holika Holika ini aman untuk kulit wajah sensitif dan bisa mengontroll minyak berlebih di kulit. Dengan begitu, kulit wajah akan tetap cerah dan tidak kusam akibat minyak. 

Hasil akhir bedak ini matte dan terlihat halus. Nah, bedak yangs atu ini juga bisa digunakan di rambut agar terlihat lebih segar dan mengembang meski belum keramas. 

  1. Mineral Botanica Acne Care

Mineral Botanica juga punya bedak yang cocok untuk kulit sensitif. Mineral Botanica Acne Care Loose Foundation Natural ini berbentuk serbuk yang menyatu dengan kulit tanpa menggumpal. Loose foundation ini juga akan membuat kulit kering, cocok untuk pemilik kulit berminyak dan sensitif. 

Berbagai kandungan dalam loose foundation ini khusus diformulasikan untuk membantu mengeringkan jerawat serta mengurangi minyak berlebihan di wajah. Ada 3 varian share yang bisa disesuaikan dengan warna kulit Anda.

  1. Bless Compact Powder Natural

Compact powder yang satu ini juga cocok untuk kulit sensitif, kering, dan kulit normal. Bedak ini juga mengandung tabir surya sehingga akan melindungi kulit dari bahaya paparan sinar matahari.

Bedak ini juga akan melindungi kulit dari bakteri karena ada kandungan antibakteri, sehingga risiko munculnya jerawat lebih kecil. Bedak ini juga bisa menyamarkan pori-pori besar sehingga wajah terlihat lebih bersinar.

Itulah 7 rekomendasi bedak yang cocok untuk kulit sensitif. Bisa mencoba Pigeon Teens hingga Bless Compact Powder.

Kulup Penis: Fakta yang Perlu Anda Tahu

Sederet Fakta Mengenai Kulup Penis yang Harus Diketahui

Kulup adalah kulit penis yang menutupi bagian depan atau kepala penis. Saat seseorang baru lahir, bagian ini menempel sepenuhnya pada penis, kemudian seiring berjalannya waktu, bagian penis ini akan pelan-pelan terpisah dan dapat ditarik ke belakang. Beberapa orang akan membiarkannya tetap ada, namun tak sedikit juga orang yang membuangnya akibat kaidah agama serta masalah kesehatan. 

Apa sebenarnya fungsi kulup?

Dapat dikatakan, kulup adalah pelindung atau sarung pada penis agar penis tidak bersentuhan dan tergesek langsung dengan pakaian. Meski begitu, banyak juga yang berpendapat bahwa kulup sebenarnya tidak memiliki fungsi apapun yang terlalu berarti. Terlepas dari beberapa pendapat tersebut, berikut adalah sederet fakta mengenai bagian penis yang harus Anda ketahui: 

1. Tidak dapat ditarik sepenuhnya ketika kecil

Seperti yang sudah sempat disinggung di awal, kulup penis tidak dapat ditarik sepenuhnya ketika kecil. kulup kemudian pelan-pelan akan berubah kondisinya seiring bertambahnya usia laki-laki. Umumnya, kulup akan mulai bisa benar-benar terpisah saat laki-laki memasuki usia belasan tahun atau mengalami yang namanya pubertas.

2. Terdiri dari kelenjar minyak

Mungkin tak semua orang tahu akan hal ini. kulup yang terdapat pada penis nyatanya terdiri dari kelenjar minyak yang dapat memproduksi minyak pada bagian penis. Kelenjar minyak ini sebenarnya bisa memicu terjadinya hal negatif seperti penumpukan kotoran jika tak rutin dibersihkan.

3. Berhubungan dengan kenikmatan seksual

Ada yang berpendapat bahwa laki-laki dengan kulup yang dibiarkan dan tidak disunat memiliki tingkat kenikmatan seksual yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki yang disunat. Laki-laki yang membiarkan bagian ini tetap, ada juga mengatakan bahwa mereka bisa merasakan orgasme yang lebih intens.

4. Dapat memicu terjadinya penumpukan bakteri

Kelenjar minyak yang kemudian bercampur dengan air seni serta kotoran dapat meningkatkan terjadinya tumpukan bakteri pada penis. Jika dibiarkan, tak jarang hal ini mampu mengakibatkan masalah-masalah kesehatan pada organ vital seperti peradangan hingga infeksi saluran kencing.

5. Pada beberapa kasus tidak bisa ditarik sama sekali

Jika umumnya kulup mulai dapat ditarik dengan sempurna saat laki-laki mencapai umur pubertas, pada beberapa kasus ada juga laki-laki yang mengalami penis ketat (fimosis). Keadaan ini membuat kulit penis kesulitan untuk ditarik meski mereka sudah memasuki usia belasan. Meski tergolong jarang terjadi dan banyak orang yang berpendapat bahwa keluhan ini dapat sembuh sendiri, mengkonsultasikan ke dokter adalah hal yang tepat dilakukan jika hal ini terjadi di usia pubertas. 

Lalu, apa saja masalah umum yang mungkin dapat terjadi pada kulup?

1. Peradangan

Masalah utama yang bisa saja timbul pada kulup adalah peradangan. Gejala yang dialami dapat berupa kemerahan serta nyeri pada bagian ujung penis.  Peradangan umumnya bisa terjadi akibat tidak menjaga kebersihan bagian ini. kemudian, terlalu sering menarik kulup dengan paksa serta kasar juga dapat menimbulkan peradangan bisa terjadi.

2. Fimosis

Fimosis adalah keadaan kulup penis terasa kencang dan sulit ditarik. Sebenarnya, fimosis adalah hal yang normal terjadi pada anak-anak. Namun saat gejala in terjadi bahkan hingga seseorang mencapai umur pubertasnya, hal ini harus diwaspadai karena merupakan kondisi yang tidak normal.

3. Infeksi yang menyebabkan Balanitis

Infeksi yang paling umum terjadi pada kulup penis adalah balanitis. Balanitis merupakan gejala infeksi yang disebabkan oleh kelenjar minyak pada bagian ini yang tercampur dengan bakteri serta jamur akibat tidak menjaga kebersihan di sekitarnya. Penyakit ini bisa ditandai dengan rasa nyeri yang parah, kemerahan, hingga terdapat cairan kental yang keluar di daerah di sekitar kulup. 

Saat bagian ini mengalami beberapa masalah seperti yang sudah disebutkan diatas, beberapa perawatan harus Anda lakukan untuk mengatasi serta mengobati keluhannya. Tentunya perawatan yang dilakukan harus disesuaikan dengan gejala serta tingkat keparahan yang terjadi.

4. Peradangan

Saat bagian ini mengalami peradangan ringan, hentikan penggunaan sabun yang terlalu keras. kemudian, saat hendak membersihkan kulup hindari menggosoknya dengan keras karena hanya akan memperparah peradangan yang terjadi. Cukup cuci bersih menggunakan sabun yang gentle pada bagian bawah kulup. Jika infeksi masih terus terjadi, pengolesan salep antiradang dari resep dokter mungkin dapat membantu meringankan gejala.

5. Fimosis

Pada kasus fimosis, mengkonsultasikan dengan dokter spesialis adalah cara terbaik yang dapat dilakukan. Terapi serta penggunaan obat mungkin dapat mengatasi masalah fimosis yang terjadi.

6. Infeksi yang menyebabkan balanitis

Pada kasus ini, penggunaan obat-obatan serta antibiotik dari dokter dirasa mampu mengurangi gejala balanitis yang terjadi. kemudian, cairan antiseptik yang didapat melalui resep dokter juga akan mengurangi infeksi yang terjadi pada kulup.

Deteksi Penyakit Autoimun di Kimia Farma Magelang

Penyakit autoimun adalah sebuah kondisi di mana sistem kebebalan tubuh secara keliru menyerang tubuh Anda. Sistem kekebalan tubuh biasanya melindungi tubuh dari kuman seperti bakteri dan virus. Saat tubuh mendeteksi adanya zat asing berbahaya, tubuh akan mengirim sel pelawan untuk menyerang zat asing tersebut. Biasanya, sistem kekebalan tubuh dapat membedakan antara sel asing dengan sel tubuh Anda sendiri. Dalam kasus penyakit autoimun, sel kekebalan tubuh menganggap bagian tubuh Anda, seperti persendian dan kulit, sebagai zat asing, untuk kemudian melepaskan protein yang disebut autoantibodi yang menyerang sel yang sehat. Beberapa penyakit autoimun hanya menyerang satu organ. Diabetes tipe 1 menyerang pankreas. Penyakit lain, seperti systemic lupus erythematosus (SLE) menyerang seluruh tubuh. Tes autoimun yang bisa Anda lakukan di Kimia Farma Magelang dapat memberitahu apakah Anda memiliki kondisi ini. 

Anda bisa melakukan tes autoimun di Kimia Farma Magelang. Namun, para dokter hingga saat ini masih belum mengetahui mengapa sistem kekebalan tubuh salah menyerang sel yang sehat. Meskipun demikian, beberapa orang berisiko lebih tinggi dalam menderita penyakit autoimun dibandingkan dengan yang lainnya. Menurut sebuah studi tahun 2014, wanita menderita penyakit autoimun dengan dengan perbandingan 2 banding 1 dibandingkan pria. Sering penyakit ini muncul pada saat wanita menginjak usia antara 15 hingga 44 tahun. Selain itu, beberapa penyakit autoimun lebih umum dijumpai pada kelompok etnis tertentu. Misalnya, lupus memengaruhi orang-orang keturunan Afrika dan Hispanic dibandingkan dengan orang-orang kulit putih. 

Beberapa penyakit autoimun, seperti multiple sclerosis dan lupus, diwariskan dalam keluarga. Bukan berarti semua anggota keluarga akan memiliki penyakit yang sama, namun mereka akan mewarisi kerentanan sebuah kondisi autoimun. Karena insidens penyakit autoimun terus meningkat, para peneliti mencurigai faktor lingkungan seperti infeksi dan paparan terhadap zat kimia juga dapat menjadi penyebab penyakit autoimun. Diet negara Barat juga dianggap menjadi salah satu faktor risiko bagi seseorang dalam menderita penyakit autoimun. Mengonsumsi makanan tinggi kandungan lemak, tinggi gula, dan makanan yang diproses tinggi dihubungkan dengan terjadinya peradangan, yang mana dapat memicu terjadinya respon kekebalan. Akan tetapi, hal ini belum dibuktikan. Sebuah studi tahun 2015 berfokus pada teori lain yang disebut “hygiene hypothesis”. Karena penggunaan vaksin dan antiseptik, anak-anak saat ini tidak terpapar kuman dan bakteri yang kita temui di masa lalu. Kurangnya paparan ini membuat sistem kekebalan tubuh mereka rentan bereaksi berlebih saat bertemu dengan zat yang tidak berbahaya. 

Gejala awal banyak penyakit autoimun mirip satu sama lain, seperti kelelahan, otot yang nyeri, pembengkakan dan kemerahan, demam tingkat rendah, kesulitan berkonsentrasi, mati rasa dan sensasi kesemutan di tangan dan kaki, kerontokan rambut, dan ruam kulit. Masing-masing penyakit juga dapat memiliki gejala unik mereka sendiri. Misalnya, diabetes tipe 1 dapat menyebabkan rasa haus ekstrim, turunnya berat badan, dan kelelahan. Sementara IBD dapat menyebabkan sakit perut, kembung, dan diare. 

Hubungi dokter apabila Anda memiliki gejala penyakit autoimun. Anda juga bisa melakukan tes autoimun di Kimia Farma Magelang. Antinuclear antibody test (ANA) biasanya menjadi tes pertama yang akan dilakukan ketika Anda menunjukkan adanya gejala penyakit autoimun. Hasil tes yang positif berarti Anda memiliki salah satu penyakit autoimun, namun tes ini tidak akan mengonfirmasi penyakit jenis apa yang Anda derita. Dokter kemudian akan melakukan tes jenis lain guna mengonfirmasi diagnosis.