Antigen Adalah Zat Racun dalam Tubuh, Ini Kegunaannya!

Antigen adalah salah satu zat dalam tubuh yang digunakan untuk mendeteksi patogen, seperti virus corona. Antigen banyak digunakan sebagai penanda diagnostik dalam mendeteksi virus yang aktif. 

Tes antigen menjadi salah satu tes yang paling banyak digunakan di dunia untuk mendeteksi penyakit COVID-19. Meski bukan standar emas seperti tes PCR, tes antigen masih mampu memberikan hasil yang lebih akurat daripada tes rapid lainnya, yaitu tes antibodi.

Berikut pengertian antigen beserta dengan kegunaannya.

Pengertian antigen

Secara sederhana, antigen adalah zat atau racun dalam darah Anda yang memicu tubuh Anda untuk melawannya. Antigen menstimulasi atau menginduksi sel darah putih (limfosit) yang melawan penyakit tubuh Anda. Sel darah putih tersebut akan membuat sel yang disebut antibodi untuk melawan antigen.

Antigen berada di permukaan patogen yang menyebabkan peyakit tertentu. Setiap antigen memiliki bentuk spesifiknya tersendiri. Setiap patogen yang berbeda akan memiliki bentuk antigen yang berbeda juga.

Antigen sendiri bisa terbagi menjadi dua, yaitu heteroantigen yang berasal dari luar tubuh dan autoantigen yang berasal dari dalam tubuh. Antigen dapat memicu respon imun yang menghasilkan antibodi untuk melawan antigen dan patogen, tapi tidak semua antigen mampu menimbulkan produksi antibodi atau imunitas seluler.

Kegunaan antigen dalam ilmu kedokteran

Dalam ilmu kedokteran, antigen spesifik patogen dapat digunakan sebagai penanda diagnostik untuk mendeteksi status infeksi pada individu saat ini. Rapid test antigen sendiri dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan protein spesifik patogen dalam sampel biologis.

Antigen yang merupakan inisiator respon imun dapat diikat oleh sel darah putih, termasuk leukosit, yang merupakan sel dari sistem kekebalan adaptif. Leukosit terdiri dari sel B dan sel T. Sel B membuat antibodi yang juga dapat mengikat antigen. Setelah antigen terikat pada reseptor sel B, antibodi diproduksi.

Antigen juga digunakan dalam produksi vaksin. Antigen akan diproses sehingga dapat menginduksi respon imun yang diinginkan tanpa menyebabkan penyakit. Dalam vaksin tumor, antigen spesifik tumor digunakan untuk memicu sel kekebalan yang secara khusus menargetkan dan menghancurkan sel kanker.

Ketika sistem kekebalan menciptakan antibodi spesifik, seperti antibodi COVID-19, ini membuat tubuh Anda siap dan dilengkapi dengan baik untuk melawan virus COVID jika nanti terpapar dengan menggunakan antibodi yang dibuat sebelumnya.

Pada infeksi virus seperti flu musiman, sistem kekebalan mengembangkan respons dengan menciptakan antibodi yang dapat mengikat antigen spesifik. Prosesnya bekerja dengan cara yang mirip dengan vaksin, meskipun kuman virus yang menular jauh lebih kuat.

Antigen pada virus menular memberi sinyal respons imun, menyebabkan tubuh membuat antibodi untuk jenis infeksi virus tertentu. Antibodi ini kemudian memanfaatkan apa yang dikenal sebagai memori imunologis untuk membantu Anda melawan infeksi jika Anda terpapar lagi.

Memori imunologis adalah kemampuan sistem kekebalan Anda untuk menangkal penyakit di masa depan dari jenis penyakit yang sama menggunakan antibodi yang sebelumnya dibuat sebagai respons terhadap antigen.

Tes antigen

Tes antigen digunakan untuk mendiagnosis penyakit yang saat ini ada di dalam tubuh. Misalnya, dalam hal COVID-19, tes antigen dapat menentukan apakah seseorang sedang terinfeksi virus atau tidak pada saat ini. Ini penting untuk membantu mencegah penyebaran infeksi ke orang lain.

Tes antigen hanya dapat menentukan infeksi yang sedang berlangsung, karena antigen akan menghilang bersama dengan patogen yang mengikatnya ketika infeksi sembuh. Meski demikian, dalam tes COVID-19, tes antigen masih belum ditetapkan sebagai standar emas diagnose COVID-19 dan masih dianggap tes skrining.

Ini karena tes antigen tidak sesensitif tes PCR, ini bisa menyebabkan adanya hasil positif atau negatif palsu. FDA pun menyarankan agar penyedia layanan kesehatan lebih memperhatikan lagi instruksi tes antigen.

Jika ditemukan adanya potensi hasil tes palsu, maka penyedia layanan kesehatan harus dapat memberi rekomendasi terbaik pada pasien atau orang yang dites untuk melakukan tes tambahan untuk konfirmasi. 

Pada dasarnya, antigen adalah zat yang memiliki bentuk-bentuk tertentu yang berada di permukaan patogen untuk memicu respon imun dalam membentuk antibodi melawan antigen dan patogen tersebut. Antigen berguna dalam mendeteksi keberadaan virus dalam tubuh dan vaksinasi.

Seperti rapid test antigen COVID-19 yang dapat mendeteksi dengan cepat apakah ada virus aktif dalam tubuh. Ini tentu akan berguna untuk tindakan selanjutnya dan mencegah penyebaran virus. Tapi tes ini belum bisa dijadikan standar emas karena keakuratannya belum sempurna seperti PCR.

Anda bisa menemukan lebih banyak informasi tentang antigen dan tes antigen beserta promonya di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter seputar topik ini. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *