Minyak Telon Bayi, Yuk Kenali Tips dan Manfaatnya

Minyak Telon Bayi, Yuk Kenali Tips dan Manfaatnya

Sebagai orang tua baru, Anda mungkin mendapatkan saran untuk memberikan minyak telon bayi. Namun, tahukah Anda manfaat minyak telon untuk bayi yang sebenarnya?

Di Indonesia, minyak telon sudah digunakan sejak bertahun-tahun lalu dan masih bertahan hingga kini. Ada banyak manfaat minyak telon yang bisa didapatkan si kecil.

Dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengoleskan minyak telon dan minyak kayu putih pada si kecil haruslah diperhatikan dengan baik. Ini karena kedua produk tersebut bekerja dengan cara memperlebar pembuluh darah lokal untuk menimbulkan sensasi hangat dan mengurangi rasa nyeri. 

Penggunaan produk ini secara berlebihan dapat menimbulkan risiko ruam kulit. Untuk itu jumlah penggunaannya harus diperhatikan.

Minyak telon terdiri dari kandungan minyak adas, minyak kelapa, dan minyak kayu putih. Di antara tiga kandungan ini, efek hangat diberikan oleh minyak kayu putih dalam minyak telon. 

Karena itu minyak tersebut umumnya penting digunakan untuk menjaga kehangatan bayi. Yuk simak tips dan manfaat minyak telon bayi di bawah ini!

Minyak telon untuk bayi baru lahir

Apakah boleh memberikan minyak telon pada bayi baru lahir? Jawabannya boleh-boleh saja, asal tidak berlebihan dan diberikan pada waktu yang tepat.

Mengutip laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), minyak telon bekerja dengan memperlebar pembuluh darah lokal sehingga muncul sensasi hangat pada kulit dan sedikit mengurangi rasa nyeri.  

Seperti yang dijelaskan di atas, minyak telon mengandung komposisi minyak kayu putih, minyak adas, dan minyak kelapa. Sensasi hangat datang dari kandungan minyak kayu putih.

Kombinasi tiga minyak ini juga dapat memberikan beberapa manfaat lain seperti meredakan rasa gatal, melembapkan kulit, hingga mencegah pertumbuhan jamur.

Minyak telon juga memberikan aroma wangi yang khas. Aroma ini dapat memberikan dampak menenangkan.

Tips penggunaan minyak telon

Memberikan minyak telon pada bayi relatif aman, tapi ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebagai berikut:

  • Pilih produk dengan bahan alami yang ramah untuk kulit bayi
  • Gunakan secukupnya setelah mandi
  • Pemakaian berlebihan dapat menimbulkan ruam pada kulit bayi
  • Dalam udara panas, hindari penggunaan minyak telon berlebih
  • Oleskan pada perut, punggung, telapak tangan, telapak kaki
  • Jangan oleskan minyak telon ke area sensitif seperti wajah dan selangkangan

Manfaat minyak telon untuk bayi

Kandungan alami dalam minyak telon bayi memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Beberapa di antaranya adalah:

1. Menghangatkan tubuh

Ketika mengaplikasikan minyak telon bayi, kandungan minyak kayu putih akan menimbulkan sensasi hangat di kulit. Itulah mengapa minyak telon dapat menghangatkan tubuh terutama seusai mandi. Bayi belum dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri, itu sebabnya tubuh bayi akan terasa lebih hangat.

2. Meredakan gatal-gatal

Jangan heran jika bayi kerap jadi sasaran empuk nyamuk atau serangga lainnya. Ruam di sana, ruam di sini. Tapi tenang, para orangtua tak perlu khawatir karena minyak telon dapat meredakan rasa gatal akibat gigitan serangga atau nyamuk.

3. Baik untuk pencernaan

Terkadang ada saja masalah pencernaan yang mungkin terjadi pada bayi. Entah itu mengalami diare hingga konstipasi. Kandungan minyak adas di dalamnya ternyata sangat baik untuk pencernaan.Itu sebabnya banyak juga orangtua yang memijat bayi mereka dengan metode I-L-U menggunakan minyak tersebut. Biasanya, ini dilakukan ketika bayi mengalami konstipasi atau belum buang air besar selama beberapa hari.

4. Mencegah infeksi

Minyak adas dalam minyak telon mengandung senyawa antimikroba yang bisa mencegah infeksi. Tak hanya itu, minyak telon juga menghambat kemungkinan tumbuhnya jamur yang rentan mengakibatkan penyakit kulit pada bayi.

5. Melembabkan kulit

Kulit bayi masih sensitif terutama ketika berurusan dengan cuaca tak menentu. Kadang kulit bayi bisa menjadi kering bahkan mengelupas jika kurang lembap. Nah, memberikan minyak telon bisa membantu melembabkan kulit bayi agar tetap terhidrasi.

6. Minyak pijat

Tak perlu bingung minyak apa yang perlu diaplikasikan saat memijat buah hati Anda. Terlebih untuk si kecil yang berusia di bawah usia 3 bulan yang tidak disarankan terkena essential oil, minyak telon bisa menjadi alternatif minyak pijat yang aman sekaligus efektif. Anda bisa menggunakan minyak telon kapanpun akan memijat buah hati.

7. Membuat tidur lebih nyenyak

Wajar jika bayi baru lahir belum menemukan pola tidur yang pasti. Mereka bisa saja terbangun setiap beberapa jam sekali entah itu saat siang atau malam hari. Memberi pijatan dengan minyak telon bisa membuat tidur lebih nyenyak sekaligus meningkatkan kualitas tidur mereka.

Demikian tips penggunaan dan manfaat minyak telon. Selamat mencoba untuk si kecil ya!

Ketahui Bisul Penyebab Benjolan di Kepala Bayi

Ketahui Bisul Penyebab Benjolan di Kepala Bayi

Benjolan di kepala bayi dapat diakibatkan karena berbagai hal, seperti bisul, gigitan serangga, pembengkakan kelenjar getah bening, caput succedaneum, kista dermoid, hematoma, cedera kepala dan cystic hygroma.

Salah satu penyebab benjolan di kepala bayi adalah bisul. Bisul sendiri merupakan benjolan yang umumnya berwarna merah pada kulit, yang diakibatkan karena infeksi bakteri. Tetapi, jangan khawatir. Pasalnya, bisul penyebab benjolan di kepala bayi bukan merupakan masalah yang serius. 

Tetapi, jika ada kemungkinan kecil anak Anda bisulnya jadi lebih sakit jika infeksinya menyebar, maka Anda perlu membawa anak ke dokter. Tanda-tanda infeksi yang memburuk termasuk demam dan kemerahan yang tersebar pada kulit dan timbulnya rasa sakit pada kulit.

Penyebab Bisul

Bisul pada kulit yang menyebabkan benjolan di kepala bayi biasanya disebabkan oleh infeksi. Pada umumnya, infeksi oleh bakteri yang disebut Staphylococcus aureus yang dapat menyerang dan memicu tumbuhnya bisul.

Tubuh mencoba menghentikan penyebaran infeksi, sehingga mengumpulkan bakteri, sel darah putih, dan jaringan mati di satu tempat yang nantinya akan terbentuk bisul. Tempat paling sering menjadi area munculnya bisul adalah di wajah, leher, ketiak, bahu dan bokong bagian bawah.

Anak-anak atau bayi dengan kondisi medis seperti diabetes dan obesitas serta anak-anak yang memiliki kekebalan rendah setelah transplantasi lebih mungkin mengalami bisul. Tak hanya itu, anak-anak dengan kondisi kulit rusak, eksim serta anemia juga berisiko terkena bisul.

Beberapa obat diketahui justru dapat menurunkan sistem pertahanan tubuh terhadap kuman atau bakteri. Oleh karena itu, sebaiknya orang tua harus waspada terhadap efek samping dari setiap obat yang diminum anak Anda.

Gejala Bisul Penyebab Benjolan di Kepala Bayi

Berikut adalah gejala bisul yang menyebabkan benjolan di kepala bayi:

  • Timbul benjolan yang jika disentuh terasa keras, berwarna merah dan akan terasa sakit 
  • Ukurannya bisa mengalami peningkatan dan terasa nyeri pada benjolan
  • Pusat benjolan biasanya berwarna putih atau kuning yang berisi nanah.

Cara Mengatasi Bisul

Anda dapat mengobati bisul penyebab benjolan di kepala bayi dengan perawatan rumahan, terutama jika Anda bisa menyadarinya lebih awal.

Kompres

Untuk membantu bisul terbuka, coba gunakan kompres hangat. Anda bisa membuat kompres dengan membasahi kain dengan air hangat (bukan panas). Lakukan pengompresan ini beberapa kali dalam sehari. Selalu cuci tangan Anda sebelum dan sesudah menyentuh bisul.

Jaga Kebersihan Untuk Menghentikan Penyebaran Bisul

Bisul yang menyebabkan benjolan pada kepala bayi bisa menyebar dengan sangat mudah. Jika bisul terbuka dengan sendirinya dan mengering, segera seka nanah atau darah dengan bola kapas bersih yang dibasahi larutan antiseptik. Jangan lupa untuk mencuci dan keringkan area tersebut dengan baik lalu tutupi dengan plester. Penggunaan plester ini berfungsi untuk menghentikan penyebarannya dan menghentikan bayi Anda dari menggaruknya. Cuci tangan Anda dengan sabun dan keringkan dengan seksama sebelum dan sesudah menyentuh bisul anak Anda.

Mandikan badan anak Anda dengan air sabun hangat atau menggunakan larutan antiseptik. Pisahkan handuk untuk muka dan badan. Sering-seringlah mencuci baju bayi yang mengalami bisul menggunakan air panas.

Jangan Memencet Bisul

Memencet bisul justru dapat menyebabkan infeksi yang jauh lebih serius dan menyakitkan.

Berikan Pereda Nyeri Jika Diperlukan

Beri anak Anda pereda nyeri seperti parasetamol, jika diperlukan. Anda harus mengikuti petunjuk dosis yang tertera pada botol, karena berbahaya memberikan bayi obat lebih dari dosis yang dianjurkan.

Obat Untuk Mengatasi Bisul

Berikut adalah obat yang bisa digunakan untuk mengatasi bisul penyebab benjolan di kepala bayi.

Antibiotik

Jika terdapat beberapa bisul, dokter biasanya akan meresepkan obat antibiotic.

Jika anak Anda perlu minum antibiotik, tetaplah untuk disiplin mengikuti petunjuk dokter dan minum sampai habis, bahkan jika bisulnya sudah hilang.

Pembedahan

Jika bisul penyebab benjolan di kepala bayi telah menjadi abses, mungkin diperlukan operasi kecil. Dokter bedah akan memotong (mengiris) abses, kemudian mengeluarkan nanah dan meletakkan pembalut steril di atas luka untuk menyerap nanah yang mengering.

Anak atau bayi juga mungkin membutuhkan antibiotik melalui infus (ke pembuluh darah) setelah operasi, sehingga anak tidak perlu tinggal di rumah sakit. Anda juga perlu untuk menjaga pembalut luka usai operasi agar tetap kering.

Bisul penyebab benjolan di kepala bayi sebetulnya bukan merupakan masalah yang serius. Tetapi jika bisul terus menerus muncul, Anda bisa mencoba untuk selalu mencuci baju, handuk dan tempat tidur anak dengan air panas, menggunakan pencuci antiseptik di kamar mandi, serta menggunakan antibiotik alternatif dari dokter untuk waktu yang lebih lama. Pastikan untuk selalu berkonsultasi kepada dokter agar tidak terjadi komplikasi dan segera mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.