Ada Berapa Jenis Psikolog Jakarta yang Harus Diketahui?

Bidang psikologi yang dapat dipelajari lebih dalam ada banyak, termasuk psikologi industri dan organisasi, psikologi klinis anak dan dewasa, serta psikologi pendidikan. Setelah menyelesaikan pendidikan lebih lanjut tersebut, psikolog akan memiliki gelar Magister Psikologi (M.Psi). Berikut ini adalah jenis-jenis psikolog.

Konsultasi psikologi dapat membantu mengatasi tekanan mental hingga gangguan mental
  1. Psikolog industri dan organisasi

Psikolog industri dan organisasi (PIO) mempelajari perilaku di tempat kerja serta membantu menyaring karyawan terbaik untuk posisi tertentu, dan meningkatkan produktivitas karyawan di suatu perusahaan atau organisasi. Biasanya, pemeriksaan ini merupakan bagian dari medical check up karyawan. Selain itu, PIO juga mempunyai tugas untuk membuat program pelatihan bagi karyawan perusahaan untuk meningkatkan pengetahuan dan skill, memaksimalkan efisiensi, dan mengurangi kerugian perusahaan.

  1. Psikolog Pendidikan

Psikolog pendidikan mempelajari bagaimana seseorang belajar. Psikolog pendidikan dapat ikut serta dalam membuat instruksi dan strategi untuk mengajar. Sebagian besar psikolog pendidikan juga mempelajari mengenai bakat dan masalah kemampuan belajar seseorang, serta bagaimana faktor sosial, kognitif, dan emosional berpengaruh pada kemampuan belajar seseorang.

  1. Psikolog klinis

Psikolog klinis memeriksa, mendiagnosis, serta merawat pasien yang menderita masalah kesehatan mental dan tekanan psikologis, menggunakan psikoterapi dan konseling. Biasanya, psikolog klinis bekerja di rumah sakit, klinik kesehatan mental, atau praktik sendiri. Psikolog klinis dapat memiliki keahlian spesifik di bidang kesehatan mental dewasa atau anak, ataupun memiliki spesialisasi dalam bidang pengobatan terhadap penyalahgunaan obat-obatan.

  1. Psikolog sosial

Psikolog sosial mempelajari dan menelaah perilaku dan pola pikir suatu kelompok di masyarakat. Ahli psikologi sosial juga dapat meneliti bagaimana sikap, penilaian, cara komunikasi, hubungan interpersonal, dan perilaku agresif dapat muncul di suatu kelompok masyarakat.

Jika ingin mengetahui kondisi psikis, Anda bisa berkonsultasi dengan psikolog. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat dilakukan oleh psikolog.

  1. Melakukan wawancara psikologis dan psikotes

Psikolog akan memeriksa dan menilai kemampuan intelektual dan kesehatan mental seseorang melalui wawancara psikologis dan psikotes. Dari pemeriksaan tersebut, psikolog dapat mengevaluasi tingkat intelektual, kelebihan dan kekurangan kognitif, bakat dan preferensi kerja, karakter, kepribadian, dan fungsi psikologis dari pasien.

  1. Psikoterapi atau konseling

Umumnya, setelah membuat diagnosis, psikolog akan menangani seseorang yang mengalami gangguan mental, trauma, atau fobia, dengan menggunakan terapi bicara atau psikoterapi. Jenis-jenis psikoterapi adalah terapi kognitif, perilaku, kognitif-perilaku, interpersonal, humanistik, dan psikodinamika (kombinasi beberapa jenis terapi). Psikoterapi bisa dilakukan secara individual, bersama keluarga, pasangan, atau berkelompok.

  1. Membuat program terapi atau pelatihan

Psikolog juga dapat membuat program terapi atau pelatihan yang dilakukan pasien atau klien di rumah, kantor, sekolah, ataupun tempat lain. Program terapi atau pelatihan tersebut perlu dilakukan oleh pasien untuk membantu mengontrol, memperbaiki masalah, ataupun meningkatkan performa.

  1. Terapi hipnotis

Terapi hipnotis atau hipnoterapi merupakan salah satu tindakan yang dapat dilakukan psikolog yang sudah mengambil pelatihan tambahan di bidang hipnotis Psikolog dapat melakukan hipnotis untuk membantu pasien mengontrol masalah kecemasan, fobia, kecanduan atau adiksi, dan masalah suasana hati atau mood.

Terkadang, ada pasien yang membutuhkan psikoterapi sekaligus pengobatan untuk menyembuhkan kondisinya. Pada kondisi ini, psikolog dapat bekerja sama dengan dokter yang menangani pasien, seperti dokter anak, ataupun psikiater untuk memberikan perawatan terbaik sesuai dengan kondisi pasien.

Nah, tapi sebelum bertemu dengan psikolog, Anda perlu persiapkan hal-hal berikut ini.

  • Mencatat keluhan atau masalah utama yang Anda miliki
  • Mempersiapkan mental dan fisik Anda untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan psikologis yang akan diterima
  • Mengajak keluarga ataupun kerabat untuk menjalani terapi, apabila diperlukan
  • Jawablah pertanyaan dan ceritakan masalah Anda sejujur-jujurnya, agar lebih mudah bagi psikolog untuk membantu memperbaiki kondisi mental Anda

Itulah beberapa jenis dan hal – hal yang dapat dilakukan oleh psikolog. Jika dirasa Anda butuh untuk berkonsultasi dengan psikolog Jakarta, Anda bisa membuat janji melalui aplikasi atau website SehatQ. Ingat, kesehatan mental tidak kalah penting dengan kesehatan fisik, ya!