Apa Saja yang Bisa Diobati dengan Panadol Extra?

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan obat satu ini. Ya, Panadol Extra adalah salah satu jenis obat yang bisa didapatkan tanpa resep dokter dan dengan mudah dibeli di apotek. Berbagai keluhan terkait dengan nyeri bisa diatasi dengan obat ini. Misalnya saja, nyeri otot, nyeri sakit kepala, hingga sakit gigi.  

Kira-kira keluhan atau gejala apa lagi yang bisa diatasi oleh Panadol berwarna merah ini? Lalu, adakah efek samping yang muncul karena penggunaan obat ini? Simak ulasannya pada artikel berikut, ya!

Apa sih Panadol extra itu?

Panadol extra merupakan obat yang mengandung dua bahan aktif, yaitu paracetamol (500mg) dan k (65mg). Panadol merah ini diformulasikan secara khusus untuk memungkinkan dapat menyerap paracetamol ke dalam aliran darah lebih cepat daripada tablet atau kapsul paracetamol biasa. 

Untuk apa Panadol Extra digunakan?

Obat ini digunakan untuk mengatasi beberapa gejala, sebagai berikut:

  • Nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, migrain, sakit gigi, sakit tenggorokan, nyeri otot dan rematik, nyeri saraf (neuralgia), sakit punggung (lumbago), dan nyeri haid. 
  • Meredakan pegal-pegal, radang tenggorokan, dan demam yang berhubungan dengan pilek atau flu. 

Bagaimana cara mengonsumsi Panadol Extra?

  • Pada orang dewasa dan remaja berusia 12 tahun ke atas harus minum dua tablet hingga empat kali sehari sesuai kebutuhan
  • Biarkan setidaknya empat jam di antara dosis. Jangan minum lebih dari 8 tablet dalam 24 jam

Perhatikan hal berikut sebelum mengonsumsi Panadol Extra

  • Jangan mengonsumsi Panadol Extra dengan produk lain yang mengandung paracetamol. Banyak obat penghilang rasa sakit dan pilek serta flu yang dijual bebas mengandung paracetamol, jadi hati-hati sebelum mengonsumsinya. Penting untuk memeriksa bahan obat yang Anda beli tanpa resep sebelum meminumnya dengan Panadol jenis ini. 
  • Overdosis paracetamol berbahaya dan mampu menyebabkan kerusakan serius pada hati dan ginjal. Anda tidak boleh melebihi dosis yang dinyatakan dalam kemasan obat ini. 
  • Alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan hati yang dapat terjadi jika overdosis paracetamol. Bahaya overdosis paracetamol lebih besar pada alkoholik. 
  • Panadol ekstra mengandung kafein, sebaiknya hindari mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, seperti teh, soda, atau kopi. Konsumsi kafein yang berlebihan dapat menyebabkan insomnia, gelisah, mudah tersinggung, sakit kepala dan jantung berdebar. 

Efek samping

Hampir semua obat memiliki efek samping dan efek samping akan berbeda pada tiap orang. Pun, dengan Panadol ekstra yang mungkin saja menyebabkan efek samping pada beberapa orang. Misalnya saja seperti:

  • Pusing 
  • Gugup
  • Ruam kulit (sangat jarang)
  • Reaksi alergi serius (meski jarang terjadi), seperti gatal, bengkak pada wajah/lidah, pusing parah, hingga kesulitan bernapas

Siapa saja yang boleh mengonsumsi Panadol extra?

  • Anak di bawah usia 12 tahun
  • Tablet Panadol ekstra mengandung sorbitol dan tidak cocok untuk orang dengan intoleransi herediter langka terhadap fruktosa
  • Tablet ini mengandung sodium (854 mgsodium per dua dosis tablet). Karena itu, mereka tidak cocok  untuk orang dengan diet rendah natrium. Mintalah saran dokter atau apoteker jika Anda mengalami hal ini. 

Panadol ekstra tidak boleh digunakan jika Anda alergi terhadap salah satu bahannya. Jika Anda merasa telah mengalami reaksi alergi, hentikan penggunaan segerea. 

Meskipun Pandol Extra adalah obat yang dapat dikonsumsi tanpa resep dokter, namun Anda tetap harus mengikuti aturan pakai saat menggunakannya. Hal ini untuk mencegah efek samping atau overdosis yang terjadi setelah mengonsumsi obat ini.

Kalpanax Salep vs Krim, Mana yang Lebih Ampuh Basmi Jamur?

Panu, kurap, dan kutu air adalah beberapa contoh infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur seperti Candida albicans (kandidiasis). Infeksi kulit akibat jamur bisa menyebabkan rasa gatal tak tertahankan pada area yang terpengaruh. Terkadang disertai dengan ruam, iritasi, atau kulit melepuh. 

Kalpanax merupakan obat gatal yang berkhasiat untuk mengatasi gatal akibat infeksi jamur. Obat ini juga secara efektif membunuh jamur penyebab infeksi dan mencegah kekambuhan. 

Kalpanax terdiri dari dua bentuk sediaan, yaitu salep dan krim. Lalu apa perbedaan keduanya, dan manakah yang lebih ampuh untuk membasmi jamur?

Mengandung bahan aktif yang berbeda

Kalpanax merupakan obat anti jamur yang diproduksi oleh Kalbe. Keduanya mengandung bahan aktif yang berbeda. Krim Kalpanax mengandung mikonazol nitrat 2%, sedangkan Kalpanax salep memiliki bahan aktif yang lebih banyak, yaitu:

  • Salicylic acid
  • Camphora
  • Sulfur precipitatum
  • Benzoic Acid
  • Menthol

Kalpanax krim dan salep juga mengandung tambahan minyak esensial jasmine dan lemon sehingga lebih wangi dibandingkan dengan produk sejenis lainnya. 

Khasiat dan kegunaan

Karena Kalpanax krim dan salep memiliki kandungan yang berbeda, maka khasiatnya berbeda pula. Mikonazol nitrat dalam Kalpanax krim terkenal sangat ampuh mengatasi infeksi jamur kulit langsung ke akarnya dan diklaim akan menyembuhkan infeksi jamur kulit hanya dalam waktu 2 minggu. 

Mikonazol bekerja dengan cara merusak struktur dari membar sel jamur, sehingga membuatnya tidak berfungsi dengan baik dan pertumbuhan jamur terhenti. 

Kalpanax krim dikhususkan untuk mengatasi infeksi jamur pada kulit seperti kutu air, panu, kurap, dan infeksi kulit lainnya yang disebabkan oleh jamur Candida albicans (kandidiasis).

Sementara kombinasi bahan aktif dalam Kalpanax salep secara efektif membasmi kutu air, gatal akibat panu, dan juga mengurangi gatal dan perih akibat eksim. Kandungan mentolnya memberi sensasi dingin di kulit yang akan meredakan gejala infeksi. 

Dosis dan aturan pakai

Sebelum menggunakan Kalpanax krim maupun salep, bersihkan tangan dan area yang terdampak terlebih dahulu lalu keringkan. Setelah itu oleskan krim atau salep tipis-tipis ke bagian yang terinfeksi hingga merata. Bersihkan kembali tangan setelah mengaplikasikan obat, kecuali jika luka berada di tangan. 

Ulangi pemakaian sebanyak 2 kali sehari (pagi dan malam) atau saat terasa gatal. Usahakan untuk mengaplikasikan obat di waktu yang sama setiap harinya. 

Walaupun gejala gatal sudah hilang, gunakan obat sampai 2 minggu hingga infeksi kulit benar-benar sembuh. 

Efek samping yang perlu diperhatikan

Penggunaan kalpanax krim dan salep tidak akan membuat kulit terkelupas, sehingga aman digunakan pada daerah sensitif dan oleh anak-anak. Namun pada beberapa kasus, Kalpanax krim menyebabkan reaksi alergi dan iritasi kulit. Jangan mengoleskan krim atau salep terlalu dekat ke mata, lubang hidung, dan mulut untuk menghindari efek samping.

Mikonazol nitrat tergolong obat kategori B yang diketahui cukup aman bagi ibu hamil, namun membutuhkan lebih banyak penelitian untuk ibu menyusui. Karena itu bagi ibu hamil dan menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Kalpanax krim.

Pasien yang memiliki alergi terhadap mikonazol atau komposisi lainnya pada Kalpanax krim maupun salep tidak dianjurkan untuk menggunakan obat tersebut. 

Catatan

Meski Kalpanax krim dan salep dikenal sebagai obat gatal anti jamur, keduanya memiliki khasiat dan kegunaan yang berbeda-beda. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk mendapatkan obat anti jamur yang sesuai dengan kondisi Anda. 

11 Obat Penurun Panas Anak Alami yang Efektif untuk Dicoba

Orang tua mana yang tidak khawatir bila Si Kecil mengalami demam. Padahal sebenarnya demam hanyalah respons tubuh dari gejala penyakit tertentu seperti infeksi bakteri atau virus. Untuk menurunkan demam anak, Anda bisa mencoba obat penurun panas anak alami yang terbukti efektif.

Mungkin banyak di antara Ibu yang langsung memberikan anak obat berbahan kimia saat anak demam, seperti obat jenis paracetamol atau ibuprofen. Padahal, jika demam yang dialami anak termasuk ringan, Anda bisa memberikan anak obat alami yang bisa dibuat sendiri di rumah. 

Obat Penurun Panas Anak Alami yang Efektif

  1. Jahe

Jahe memang sudah jadi obat tradisional populer yang ampuh mengatasi berbagai macam penyakit. Jahe mengandung sifat antibakteri yang efektif melawan demam, batuk, dan gejala-gejala lainnya. 

Anda bisa membuatkan anak minuman hangat dari jahe. Minuman hangat dari jahe ini akan membuat anak berkeringat, menghilangkan panas, dan racun yang ada di tubuh anak. Selain menyehatkan, minuman dari jahe ini juga terasa enak apalagi ditambah madu.

  1. Chamomile

Teh chamomile adalah obat alami yang baik digunakan ketika mengalami demam. Cara membuatnya juga mudah. Rebus air dan rendamlah daun teh chamomile selama 1 menit. Tambahkan madu agar rasanya semakin nikmat. Anda bisa memberikan secangkir teh pada anak sebanyak 2 kali sehari. 

Teh herbal ini tidak punya rasa yang aneh sehingga bisa dinikmati oleh anak. Teh chamomile ini juga ampuh mengurangi demam anak dan membuatnya cepat pulih. Chamomile ini bisa didapat di toko obat herbal terdekat.

  1. Echinacea

Echinacea mungkin masih terdengar aneh bagi Anda. Padahal echinacea ini sudah digunakan sejak dulu untuk menurunkan panas. Anda bisa memberikan teh echinacea saat anak mengalami demam.

Teh echinacea ini bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak, melawan infeksi, dan menghilangkan demam secara lebih cepat dan efisien.

  1. Bawang merah

Bawang merah ternyata juga bisa dijadikan obat. Bawang merah akan membuat suhu panas tubuh jadi turun dan mengurangi rasa sakit yang dirasakan tubuh selama anak demam.

Menjadikan bawang merah sebagai obat cukup mudah, Anda bisa mengiris bawang merah dan mencampurkannya dengan minyak telon atau minyak kayu putih. Balurkan campuran minyak dan bawang di tubuh anak sebanyak 2 kali sehari. Lakukan secara rutin agar suhu tubuh anak segera turun dan cepat pulih. 

  1. Air kelapa

Air kelapa juga jadi obat penurun panas anak alami dan baik untuk menyegarkan tubuh. Dalam air kelapa mengandung vitamin, mineral, dan elektrolit yang bisa jadi cara efektif agar tetap menghidrasi tubuh selama demam dan mempercepat pemulihan.

  1. Lemon dan madu

Campuran melon dan madu efektif mengatasi demam dan menurunkan panas tubuh anak. Lemon dan madu akan memperkuat kekebalan tubuh seseorang. Untuk membuatnya, cukup menambahkan 1 sdm madu dalam 1 sdm jus lemon. 

Canda bisa memberikan campuran ini pada anak untuk menurunkan panas badannya. Campuran keduanya juga terasa enak dan menyegarkan tubuh.

  1. Lidah buaya

Lidah buaya juga jadi tanaman obat yang efektif untuk menyembuhkan berbagai penyakit, salah satunya bisa menurunkan panas tubuh. Penggunaannya bisa dengan mengoleskan gel lidah buaya secara langsung di kulit agar terasa dingin dan membuat minuman olahan gel lidah buaya.

  1. Peppermint

Dalam setiap obat alami, pasti selalu ada peppermint. Kandungan mentol yang tinggi dalam peppermint memang bersifat mendinginkan. Anda bis amengolah peppermint jadi teh hangat yang bisa membantu tubuh anak jadi berkeringat sehingga panas badannya akan turun.

  1. Sayur dan buah

Saat anak demam, berikan juga banyak sayuran dan buah yang mengandung air. Buah-buah yang baik diberikan saat anak demam seperti semangka, melon, hingga stroberi. Sedangkan sayuran yang direkomendasikan adalah seledri, mentimun, hingga kembang kol. Anda juga bisa menyajikan keduanya dalam bentuk salad atau smoothie. 

  1. Mandi air hangat

Obat penurun panas anak alami yang bisa diberikan adalah mandi air hangat. Siapkan air hangat dalam bak mandi dan ajaklah anak berendam di dalamnya selama lebih kurang 20 menit. Air yang menguap dari kulitnya akan memberikan efek mendinginkan dan menurunkan suhu tubuh anak. Jangan sampai menggunakan air dingin karena bisa membuat suhu tubuh anak jadi naik.

  1. Menggunakan kipas angin

Penggunaan kipas angin hanya untuk menjaga suhu ruangan saja. Agar Si Kecil tidak kepanasan atau kedinginan. Namun, jangan sampai mengarahkan kipas angin ke tubuh anak.

Itulah 11 obat penurun panas anak alami yang bisa dicoba. Obat ini akan membantu menurunkan demam anak yang ringan. Jika demam anak tergolong berat dan berlangsung lama, maka segera periksakan anak ke dokter.