Ketahui Pentingnya Jam Tidur Anak untuk Pertumbuhannya

Ada sejumlah faktor yang memengaruhi jam tidur anak.

Jam tidur anak merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Saat anak tidur, tubuh mereka beristirahat sehingga energinya bisa kembali. Selain itu, jika jam tidur anak kurang, maka anak-anak jadi kesulitan berkonsentrasi, sering mengalami perubahan suasana hati, dan terjadi masalah perilaku.

Berikut pentingnya jam tidur anak untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

1. Tidur Membantu Pertumbuhan Anak

Anda mungkin pernah merasa saat pagi hari, bayi Anda terlihat lebih besar daripada malam sebelumnya. Ternyata hal itu benar terjadi. Hormon pertumbuhan pada umumnya disekresikan selama anak Anda bisa tidur nyenyak. Sebaliknya, pada anak-anak yang mengalami kekurangan hormon pertumbuhan, diketahui bahwa tidur mereka kurang nyenyak daripada anak-anak pada umumnya.

2. Tidur Membantu Kinerja Organ Jantung

Para ahli kini masih melakukan studi lebih banyak tentang bagaimana tidur dapat melindungi anak-anak dari kerusakan pembuluh darah akibat hormon stres dan kolesterol. Anak-anak dengan gangguan tidur memiliki rangsangan otak yang berlebihan saat tidur. Glukosa darah dan kortisol mereka juga akan tetap tinggi di malam hari. Hal ini terkait dengan tingkat diabetes, obesitas, dan bahkan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

3. Tidur Mempengaruhi Berat Badan

Kini semakin banyak bukti  yang menunjukkan bahwa terlalu sedikit tidur dapat menyebabkan anak-anak menjadi kelebihan berat badan, mulai dari masa bayi. Hal ini karena saat kita sudah makan saat cukup, sel-sel lemak akan menciptakan hormon leptin yang akan memberikan sinyal kepada kita untuk berhenti makan. Kurang tidur dapat mempengaruhi hormon ini sehingga anak-anak tetap makan. Seiring waktu, anak-anak yang kurang tidur, cenderung lebih berisiko mengalami obesitas. Anak-anak yang merasa kelelahan juga makan secara berbeda dari mereka yang cukup istirahat. 

Penelitian juga telah menunjukkan bahwa anak-anak dan orang dewasa yang merasa lelah lebih menginginkan mengonsumsi makanan tinggi lemak atau tinggi karbohidrat. Anak-anak yang merasa lelah juga cenderung lebih sering duduk, sehingga hanya membakar lebih sedikit kalori.

4. Tidur Membantu Tubuh Mengalahkan Mikroorganisme atau Kuman Berbahaya

Saat tidur, anak-anak termasuk orang dewasa bisa memproduksi protein yang dikenal dengan nama sitokin yang dapat digunakan tubuh untuk melawan infeksi, penyakit, dan stres. Sitokin inilah yang membuat anak atau Anda merasa mengantuk saat mengalami flu atau pilek.

Hal ini akan memaksa tubuh Anda agar segera beristirahat. Terlalu sedikit tidur juga akan mempengaruhi jumlah sitokin. Telah ditemukan pada orang dewasa  yang tidur kurang dari tujuh jam per malam hampir tiga kali lebih mungkin terkena flu saat terpapar virus tersebut daripada mereka yang tidur cukup atau tidur delapan jam atau lebih. Meskipun ada sedikit data tentang pengaruh tidur terhadap anak kecil, penelitian terhadap remaja menemukan bahwa serangan penyakit yang dilaporkan menurun saat para remaja bisa tidur malam yang lebih lama.

5. Mengurangi Risiko Cedera

Jam tidur anak yang kurang dapat membuatnya lebih kikuk dan impulsif. Mereka juga akan lebih rentan terhadap kecelakaan. 

6. Meningkatkan Perhatian Anak

Jam tidur anak yang kurang dari sepuluh jam semalam sebelum usia 3 tahun tiga kali lebih mungkin mengalami masalah hiperaktif dan impulsif pada usia 6 tahun. Hal ini mungkin anak-anak menjadi lebih lelah sehingga menjadi impulsif dan mudah terganggu meskipun mereka tidak menderita ADHD. Selain itu, anak-anak yang mengalami ADHD tampaknya juga lebih rentan jam tidurnya menjadi berkurang.

Dengan mengetahui pentingnya jam tidur anak, oleh karena itu, bagi Anda para orang tua sebaiknya memiliki strategi khusus agar anak bisa tidur dengan cukup dan nyenyak.

Anda bisa mencoba membuat anak terlibat dalam rutinitas yang padat, dan dibiasakan memiliki ritual waktu tidur yang konsisten setidaknya selama 3 bulan agar jam tidur anak teratur. Anda juga bisa membantunya menggunakan suara-suara sebelum tidur seperti suara gelombang laut yang direkam, suara kipas angin, atau menggunakan benda favoritnya saat tidur seperti selimut atau bantal khusus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *