Sediakan Pemeriksaan Kolposkopi di Klinik Prodia Yogyakarta

Laboratorium Klinik Prodia Yogyakarta terus memberikan layanan terbaiknya dengan beragam fasilitas serta tenaga medis yang profesional. Ada pula berbagai layanan unggulan yang bisa Anda lakukan di klinik tersebut. Salah satunya, menyediakan pemeriksaan kolposkopi atau disebut tes diagnosis kanker leher rahim (Serviks).  

Kanker tersebut merupakan kanker yang bisa disembuhkan apabila kondisinya diketahui lebih awal, sehingga langkah skrining merupakan upaya yang tepat untuk dilakukan. Karena itu, dibutuhkan pemeriksaan kolposkopi untuk skrining lanjutan kanker serviks tersebut.

Apa itu Kolposkopi? 

Kolposkopi (kol-POS-kuh-kencing) adalah prosedur untuk memeriksa serviks, vagina, dan vulva Anda dari dekat untuk mencari tanda-tanda penyakit yang disediakan Lab Klinik Prodia Yogyakarta. Dalam pemeriksaan tersebut, dokter akan menggunakan alat khusus yang disebut kolposkop. 

Lebih lanjt, prosedur tersebut sering dilakukan jika skrining serviks menemukan sel-sel abnormal di serviks Anda. Sel-sel ini sering hilang dengan sendirinya, tetapi terkadang ada risiko mereka akhirnya bisa berubah menjadi kanker serviks jika tidak diobati. 

Karena itu, pemerikasaan kolposkopi dapat memastikan sel-sel di leher rahim Anda tidak normal serta menentukan apakah Anda memerlukan perawatan untuk mengangkatnya.

Apa saja yang perlu disiapkan sebelum prosedur? 

Untuk mempersiapkan kolposkopi Anda, dokter Anda mungkin menyarankan Anda untuk melakukan beberapa hal berikut ini. 

– Hindari menjadwalkan kolposkopi Anda selama periode Anda 

– Jangan melakukan hubungan seksual sehari atau dua hari sebelum kolposkopi Anda 

– Jangan gunakan obat-obatan vagina selama dua hari sebelum kolposkopi Anda

-Jangan minum pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen atau acetaminophen 

Bagaimana prosedur kolposkopi? 

1. Selama Kolkoskopi

Kolposkopi biasanya memakan waktu 10 hingga 20 menit. Anda akan berbaring telentang di atas meja dengan kaki ditopang, seperti saat pemeriksaan panggul. 

Kemudian, dokter menempatkan spekulum logam di vagina Anda. Spekulum menahan dinding vagina Anda sehingga dokter Anda dapat melihat leher rahim Anda. 

Selanjutnya, dokter Anda memposisikan koloskop atau alat pembesar khusus, beberapa inci dari vulva Anda. Kemudian, menyorotkan cahaya terang ke dalam vagina Anda dan melihat melalui lensa kolposkop. 

Leher rahim dan vagina Anda diseka dengan kapas untuk membersihkan lendir. Dokter Anda mungkin mengoleskan larutan cuka atau jenis larutan lain ke area tersebut.  

Hal itu dapat menyebabkan sensasi terbakar atau kesemutan. Solusinya membantu menyoroti area sel yang mencurigakan. 

2. Selama biopsi 

Jika dokter Anda menemukan area yang mencurigakan, sampel kecil jaringan dapat dikumpulkan untuk pengujian laboratorium.  Untuk mengumpulkan jaringan, dokter Anda menggunakan instrumen biopsi tajam untuk mengangkat sepotong kecil jaringan.  Jika ada beberapa area yang mencurigakan, dokter Anda mungkin mengambil beberapa sampel biopsi. 

Apa yang Anda rasakan selama biopsi tergantung pada jenis jaringan yang diangkat seperti berikut. 

– Biopsi serviks. Biopsi serviks akan menyebabkan ketidaknyamanan ringan tetapi biasanya tidak menyakitkan. Anda mungkin merasakan tekanan atau kram. 

– Biopsi vagina. Biopsi bagian bawah vagina atau vulva dapat menyebabkan rasa sakit, jadi dokter Anda mungkin memberikan anestesi lokal untuk mematikan rasa di area tersebut. 

– Dokter Anda mungkin menerapkan larutan kimia ke area biopsi untuk membatasi pendarahan.

3. Setelah kolposkopi 

Jika dokter Anda tidak mengambil sampel biopsi selama kolposkopi Anda, Anda tidak akan memiliki batasan pada aktivitas Anda setelah pemeriksaan Anda selesai. Anda mungkin mengalami bercak atau pendarahan yang sangat ringan dari vagina Anda dalam satu atau dua hari berikutnya. 

Jika Anda memiliki sampel biopsi yang diambil selama kolposkopi, Anda mungkin mengalami hal berikut ini. 

– Nyeri vagina atau vulva yang berlangsung satu atau dua hari 

– Pendarahan ringan dari vagina Anda yang berlangsung beberapa hari 

-Keluarnya cairan berwarna gelap dari vagina 

Gunakan pembalut untuk menangkap darah atau cairan apa pun. Hindari tampon, douching, dan hubungan seksual selama seminggu setelah biopsi Anda, atau selama dokter Anda menginstruksikannya. 

Itulah berabagai persiapan apabila Anda menjalani prosedur Kolposkopi di Laboratorium Klinik Prodia Yogyakarta. Untuk mendapatkan oenanganan lebih lanjut, pastikan Anda sudah membuat janji temu bersama dokter sehingga tindakan yang dilakukan berjalan lancar. 

Jam Operasional 

Senin-Jumat buka pada pukul 06.00-19.00

Sabtu buka pada pukul 06.00-16.00

Minggu buka pada pukul 07.00-12.00 

Alamat 

Jalan Bintaran Kulon Nomor 28, Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *