Kalpanax Salep vs Krim, Mana yang Lebih Ampuh Basmi Jamur?

Panu, kurap, dan kutu air adalah beberapa contoh infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur seperti Candida albicans (kandidiasis). Infeksi kulit akibat jamur bisa menyebabkan rasa gatal tak tertahankan pada area yang terpengaruh. Terkadang disertai dengan ruam, iritasi, atau kulit melepuh. 

Kalpanax merupakan obat gatal yang berkhasiat untuk mengatasi gatal akibat infeksi jamur. Obat ini juga secara efektif membunuh jamur penyebab infeksi dan mencegah kekambuhan. 

Kalpanax terdiri dari dua bentuk sediaan, yaitu salep dan krim. Lalu apa perbedaan keduanya, dan manakah yang lebih ampuh untuk membasmi jamur?

Mengandung bahan aktif yang berbeda

Kalpanax merupakan obat anti jamur yang diproduksi oleh Kalbe. Keduanya mengandung bahan aktif yang berbeda. Krim Kalpanax mengandung mikonazol nitrat 2%, sedangkan Kalpanax salep memiliki bahan aktif yang lebih banyak, yaitu:

  • Salicylic acid
  • Camphora
  • Sulfur precipitatum
  • Benzoic Acid
  • Menthol

Kalpanax krim dan salep juga mengandung tambahan minyak esensial jasmine dan lemon sehingga lebih wangi dibandingkan dengan produk sejenis lainnya. 

Khasiat dan kegunaan

Karena Kalpanax krim dan salep memiliki kandungan yang berbeda, maka khasiatnya berbeda pula. Mikonazol nitrat dalam Kalpanax krim terkenal sangat ampuh mengatasi infeksi jamur kulit langsung ke akarnya dan diklaim akan menyembuhkan infeksi jamur kulit hanya dalam waktu 2 minggu. 

Mikonazol bekerja dengan cara merusak struktur dari membar sel jamur, sehingga membuatnya tidak berfungsi dengan baik dan pertumbuhan jamur terhenti. 

Kalpanax krim dikhususkan untuk mengatasi infeksi jamur pada kulit seperti kutu air, panu, kurap, dan infeksi kulit lainnya yang disebabkan oleh jamur Candida albicans (kandidiasis).

Sementara kombinasi bahan aktif dalam Kalpanax salep secara efektif membasmi kutu air, gatal akibat panu, dan juga mengurangi gatal dan perih akibat eksim. Kandungan mentolnya memberi sensasi dingin di kulit yang akan meredakan gejala infeksi. 

Dosis dan aturan pakai

Sebelum menggunakan Kalpanax krim maupun salep, bersihkan tangan dan area yang terdampak terlebih dahulu lalu keringkan. Setelah itu oleskan krim atau salep tipis-tipis ke bagian yang terinfeksi hingga merata. Bersihkan kembali tangan setelah mengaplikasikan obat, kecuali jika luka berada di tangan. 

Ulangi pemakaian sebanyak 2 kali sehari (pagi dan malam) atau saat terasa gatal. Usahakan untuk mengaplikasikan obat di waktu yang sama setiap harinya. 

Walaupun gejala gatal sudah hilang, gunakan obat sampai 2 minggu hingga infeksi kulit benar-benar sembuh. 

Efek samping yang perlu diperhatikan

Penggunaan kalpanax krim dan salep tidak akan membuat kulit terkelupas, sehingga aman digunakan pada daerah sensitif dan oleh anak-anak. Namun pada beberapa kasus, Kalpanax krim menyebabkan reaksi alergi dan iritasi kulit. Jangan mengoleskan krim atau salep terlalu dekat ke mata, lubang hidung, dan mulut untuk menghindari efek samping.

Mikonazol nitrat tergolong obat kategori B yang diketahui cukup aman bagi ibu hamil, namun membutuhkan lebih banyak penelitian untuk ibu menyusui. Karena itu bagi ibu hamil dan menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Kalpanax krim.

Pasien yang memiliki alergi terhadap mikonazol atau komposisi lainnya pada Kalpanax krim maupun salep tidak dianjurkan untuk menggunakan obat tersebut. 

Catatan

Meski Kalpanax krim dan salep dikenal sebagai obat gatal anti jamur, keduanya memiliki khasiat dan kegunaan yang berbeda-beda. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk mendapatkan obat anti jamur yang sesuai dengan kondisi Anda.