Tips untuk Menjaga Vagina Sehat

Semua wanita perlu memperhatikan kesehatan vagina mereka. Tapi, apa yang dimaksud dengan vagina sehat? Kesehatan vagina merupakan bagian penting dari kesehatan wanita secara keseluruhan. Meskipun tergantung pada usia wanita, ciri vagina sehat adalah memiliki pH asam, mengandung banyak bakteri baik yang membantu mencegah infeksi, dan dilumasi secara alami.

Vagina sehat juga mengeluarkan sedikit cairan. Keputihan memang merupakan reaksi fisiologi yang normal, tetapi jika wanita mengalami perubahan bau pada vagina, perubahan warna keputihan, dan adanya ketidaknyamanan di sekitar vagina seperti di bagian vulva, gatal, atau rasa terbakar, sebaiknya langsung konsultasikan pada dokter.

Tips Menjaga Vagina Sehat

Berikut beberapa aturan untuk mempertahankan vagina sehat yang dapat Anda ikuti.

Menjaga keseimbangan pH vagina

Normalnya, vagina sehat memiliki pH di antara angka 3,8 sampai 4,5, namun douching dapat mengganggu tingkat pH vagina. Douching sendiri berarti membersihkan atau membilas vagina dengan menggunakan air atau cairan lainnya. Jika membersihkan vagina dengan tidak benar dapat mengurangi keasaman, mengganggu bakteri baik di vagina, dan memicu infeksi bakteri.

Jika vagina Anda memiliki bau yang kuat dan tidak menyenangkan, segera temui dokter. Melakukan douching hanya akan menutupi bau tanpa menyembuhkan masalahnya. Hindari penggunaan sabun atau pembersih yang memiliki bahan keras pada vulva atau vagina bagian dalam karena dapat mempengaruhi keseimbangan pH yang sehat.

Jaga pola makan sehat untuk vagina sehat

Mengikuti diet seimbang, makan makanan bergizi, dan minum banyak cairan adalah kunci untuk membuat vagina sehat. Bahkan, beberapa makanan tertentu dapat membantu kesehatan vagina secara efektif.

Contohnya seperti yogurt yang memiliki peran dalam mencegah infeksi jamur. Yogurt kaya akan probiotik, terutama plain Greek yogurt. Sehingga, jika Anda rentan terhadap infeksi jamu, mengkonsumsi probiotik dapat membantu mencegah infeksi tersebut.

Lakukan seks yang aman untuk menjauhkan dari kuman berbahaya

Saat melakukan seks dengan pasangan, ada baiknya menggunakan kondom untuk membantu melindungi vagina dari infeksi menular seksual (IMS). Karena, beberapa penyakit IMS seperti HIV atau herpes genita tidak dapat disembuhkan. Sedangkan yang lainnya, seperti human papillomavirus (HPV) yang menyebabkan kutil kelamin, diketahui dapat menyebabkan kanker.

Temui dokter kandungan untuk perawatan vagina

Melakukan pemeriksaan secara teratur ke dokter Anda sangat penting untuk menjaga vagina tetap sehat. Beberapa ahli merekomendasikan pemeriksaan vagina pertama dan menjalani pap smear mulai di usia 21 tahun. Hal ini untuk melihat adanya perubahan pada sel-sel vagina yang mungkin mengindikasi terkena kanker.

Segera obati infeksi vagina

Terdapat tiga jenis infeksi vagina yang umum terjadi, yaitu infeksi jamur, vaginosis bakteri, dan trikomoniasis. Infeksi jamur dapat diobati dengan obat yang dijual di pasar, tetapi jika gejalanya tidak kunjung hilang lebih baik untuk segera ke dokter.

Vaginosis bakteri merupakan jenis infeksi lainnya yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang berlebihan di vagina. Sedangkan trikomoniasis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit yang ditularkan secara seksual. Mengenali gejala infeksi dan mengobatinya segera sangat penting. Karena, jika infeksi tidak segera diobati dapat menyebabkan masalah kesehatan reproduksi yang lebih serius.

Pilihlan pakaian dalam dengan hati-hati agar menjaga vagina tetap kering

Organ reproduksi ini harus dijaga agar tetap bersih dan kering dengan cara menggunakan pakaian dalam yang tepat. Jenis kain dan pakaian ketat tertentu dapat menciptakan kondisi yang hangat dan lembab di mana dapat membuat jamur tumbuh subur.

Gunakan pakaian dalam berbahan katun untuk menyerap keringat dan hindari

menggunakan thongs. Jika Anda rentan terhadap infeksi jamur, secepat mungkin gantilah pakaian renang basah dan pakaian olahraga yang terkena keringat.

Itulah beberapa rekomendasi untuk menjaga vagina sehat. Jangan lupa untuk tetap menerapkan pola hidup sehat dan bersih seperti mengganti pembalut atau tampon Anda secara berkala dan teratur, menggunakan pakaian dalam yang cocok, serta tidak menggunakan pembersih vagina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *